Pernah denger istilah itu nggak?
Mungkin istilah itu emang agak asing dan jarang dipake. Arti sebenernya juga masih samar-samar. Aku sendiri mengartikan istilah itu seperti ini:
saat dilarang atau tidak boleh melakukan sesuatu tapi akhirnya malah dilakukan juga karena penasaran, ternyata sesuatu itu emang nggak baik buat kita.
Mungkin kalian pernah mengalaminya, termasuk juga aku. Semakin dilarang malah bikin semakin penasaran dan ujung-ujungnya, dilakukan juga, hehehe…
Sebenernya jadi penasaran juga, kotak pandora itu apa sih? Dan kenapa jadi muncul istilah itu? (klo di Indonesia mungkin mirip dengan istilah “seperti makan buah simalakama” meski artinya nggak sama persis). Nah, kemaren baru dapet cerita tentang Si Kotak Pandora itu. Kurang lebih sih kayak gini ceritanya:
Menurut mitologi Yunani, bumi dulu dihuni oleh manusia dan juga titan. Sebagai rajanya para dewa, Zeus ternyata tidak menyukai beberapa titan itu, dan titan yang paling tidak disukainya bernama Promotheus. Promotheus tidak disukai karena ia berniat untuk mencuri cahaya pengetahuan dari pucak gunung Olympus. Zeus juga tidak menyukai kakak Promotheus, yaitu Ephimeteus.
Karena ketidaksukaannya ini, akhirnya Zeus memberi perintah kepada seorang dewa untuk membuat sebuah patung berwujud perempuan. Dewa itu bernama Hephaestus dan merupakan anak dari dewa Zeus dan Hera. Meskipun memiliki wajah yang buruk rupa, namun Hephaestus sangat ahli dalam bidang seni. Akhirnya Hephaestus membuat sebuah patung perempuan yang sangat cantik menyerupai dewi Aphrodite. Ia memang memendam cinta yang teramat sangat pada Aphrodite meski cintanya ini bertepuk sebelah tangan.
Akhirnya patung itu selesai dibuat, meski ukurannya lebih kecil daripada manusia biasa. Melihat patung yang sempurna itu, Zeus pun sangat gembira dan ia pun memberikan kehidupan pada patung itu. Patung itu pun menjadi hidup dan diberi nama Pandora. Zeus lalu menitipkan sebuah kotak rahasia kepada Pandora dan ia tidak diperbolehkan untuk membukanya.
Pandora lalu diserahkan kepada Ephimetus. Tanpa curiga, Ephimetus menerimanya dengan senang hati karena mendapat hadiah yang sangat cantik. Padahal, Promotheus adiknya, telah memperingati sang kakak untuk tidak mempercayai muslihat Zeus ini. Karena sudah terlanjur mencintai Pandora, larangan adiknya ini tidak digubris. Pada akhirnya, Ephimetus dan Pandora pun hidup berdampingan.
Untuk beberapa lama, kotak rahasia yang dititipkan kepada Pandora masih aman-aman saja. Sampai suatu saat, Pandora merasa sangat penasaran dengan isi dari kotak itu dan akhirnya, ia pun membukanya. Namun apa yang terjadi? Ternyata dari kotak itu keluar segala macam keburukan, seperti wabah penyakit, kesedihan, dan keputusasaan. Sejak saat itu, keburukan pun selalu menyelimuti bumi dan kebahagiaan pun semakin jarang terlihat.
Ternyata, selain keburukan, ada hal lain yang turut mengisi kotak rahasia itu. Hal tersebut adalah harapan. Harapan inilah yang menjadi pegangan para manusia untuk bisa bertahan dari segala keburukan yang menimpa mereka.
Itulah sedikit kisah tentang kotak Pandora yang aku sadur dari blog orang lain (hehehe…karena nggak punya buku tentang mitologi Yunani). Balik lagi ke kisah Pandora, rasa penasaran emang kadang bikin kita jadi susah sendiri. Makin dilarang, malah makin penasaran. Ya itulah manusia. Aku pun sampe sekarang belom bisa mengendalikannya. Tapi ya jangan sampai rasa penasaran itu malah bikin kamu nyesel pada akhirnya.
*sumber cerita:
http://musyawarahbuku.wordpress.com/2008/01/18/hikayat-kotak-pandora/